Refleksi Akhir Tahun: Indonesia di Panggung Diplomasi Global


Hendra Kusuma Wijaya

Hendra Kusuma Wijaya

Pengamat Politik Internasional

Minggu, 28 Desember 2025 | Opini

Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Indonesia mencatatkan pencapaian diplomasi yang membanggakan. Nominasi sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026 menjadi bukti nyata kepercayaan dunia internasional terhadap peran Indonesia dalam memajukan agenda hak asasi manusia.

Pencapaian ini bukan datang tiba-tiba. Selama bertahun-tahun, Indonesia konsisten memposisikan diri sebagai bridge builder dalam berbagai isu internasional yang sensitif. Pendekatan diplomasi yang mengutamakan dialog dan kerja sama terbukti efektif membangun kepercayaan negara-negara lain.

Namun, di balik pencapaian ini, Indonesia juga menghadapi tantangan domestik yang tidak ringan. Bencana alam yang melanda beberapa provinsi di Sumatera menunjukkan bahwa kita masih perlu banyak berbenah dalam hal mitigasi dan penanganan bencana.

Tahun 2026 akan menjadi ujian bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa kepercayaan dunia tidak salah tempat. Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia harus mampu menunjukkan kepemimpinan yang objektif, inklusif, dan berimbang.

Di sisi domestik, pemerintah perlu memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas. Keseimbangan antara peran internasional dan tanggung jawab domestik akan menentukan keberhasilan Indonesia di tahun mendatang.

Oleh:
Hendra Kusuma Wijaya
Pengamat Politik Internasional

Bagikan: