Senja di Pelabuhan Tua: Romantisme Jalur Mudik Laut


Anindya Kusuma Pertiwi

Anindya Kusuma Pertiwi

Penulis dan Traveler

Senin, 22 Desember 2025 | Kolom

Angin laut berhembus pelan menerpa wajah saya saat berdiri di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kapal-kapal feri berjejer rapi, siap mengantarkan ribuan pemudik menuju kampung halaman di seberang laut.

Ada romantisme tersendiri dalam mudik menggunakan kapal laut. Perjalanan yang lebih panjang memberikan waktu untuk merenung, mengobrol dengan sesama penumpang, atau sekadar menikmati pemandangan laut lepas yang membentang.

Seorang ibu paruh baya duduk di samping saya, tangannya menggenggam erat bungkusan berisi oleh-oleh untuk keluarga di Sulawesi. "Sudah dua tahun tidak pulang kampung. Rindu sekali," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Di era penerbangan murah dan tol trans-Jawa, jalur laut mungkin bukan pilihan utama bagi kebanyakan pemudik. Namun, bagi mereka yang tinggal di pulau-pulau di luar Jawa, kapal laut tetap menjadi penghubung utama dengan kampung halaman.

Matahari mulai tenggelam di ufuk barat, mewarnai langit dengan gradasi jingga yang memukau. Kapal kami perlahan bergerak meninggalkan pelabuhan. Di kejauhan, lampu-lampu kota Surabaya mulai menyala satu per satu, mengucapkan selamat jalan kepada para pemudik yang pulang merayakan momen kebersamaan dengan keluarga.

Oleh:
Anindya Kusuma Pertiwi
Penulis dan Traveler

Bagikan:
Keamanan obat tidak hanya ditentukan oleh komposisi kimianya, tetapi juga oleh kondisi ruang tempat obat diracik. Otomasi pen

Ruang Racik Obat yang Terlupakan: Mengapa Otomasi Menjadi...

Opini - 30 Juli 2026

Oleh: Muhamad Akrivastin Hawaari, Rahmat Rasyid, M.Si

Analisis kritis mengenai reformulasi delik korupsi dalam KUHP Nasional, mulai dari penurunan ancaman sanksi, pengaturan perta

Reformulasi Delik Korupsi dalam KUHP Nasional: Kemajuan...

Opini - 23 Juni 2026

Oleh: Alifeannisa Putri Wiby

Analisis lengkap tentang peran hakim dalam menemukan hukum dalam KUHP Baru, termasuk norma terbuka, living law, dan tantangan

Ketika Hakim Harus Menemukan Hukum di Balik KUHP Baru

Opini - 03 April 2026

Oleh: Dzikri Aziz Rahman, S.H.

Kisah Pak Andri, guru madrasah yang membuktikan bahwa teknologi dan nilai agama bisa berjalan beriringan demi menyelamatkan G

Revolusi Sunyi Pak Aan: Merawat Tradisi Lewat Layar Digital

Feature - 14 Februari 2026

Oleh: Andri Kurniawan, S.Pd.I, M.A