Pulanglah Saat Senja Merah, Menjemput Keberkahan di Balik Larangan Nongkrong Waktu Maghrib


Sefriza Rahma, S.Pd.I

Sefriza Rahma, S.Pd.I

Guru Matematika SMP Negeri 8 Payakumbuh

Minggu, 18 Januari 2026 | Opini

Mari kita kembalikan marwah Minangkabau dengan menjadikan Maghrib sebagai waktu yang sakral—waktu untuk bersujud, memperbaiki diri, dan menjemput keberkahan hidup.

Halaman:
1 2

Oleh:
Sefriza Rahma, S.Pd.I
Guru Matematika SMP Negeri 8 Payakumbuh

Bagikan: