PAYAKUMBUH -- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh resmi meluncurkan terobosan baru dengan memperpanjang hari operasional layanan perpustakaan hingga akhir pekan (Sabtu dan Minggu). Kebijakan ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah terhadap tingginya antusiasme masyarakat yang membutuhkan akses literasi di luar jam kerja formal.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Erwan, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk meruntuhkan batasan waktu bagi masyarakat yang ingin mengakses ilmu pengetahuan.
"Langkah ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, dan pekerja yang tidak sempat berkunjung pada hari kerja," ujar Erwan.
Sebelumnya, perpustakaan hanya melayani pengunjung pada Senin hingga Jumat. Dengan jadwal baru ini, masyarakat memiliki fleksibilitas lebih tinggi untuk memanfaatkan fasilitas yang ada:
Baca juga: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Gelar Forum Perangkat Daerah dan FKP 2026
Senin -- Jumat 08.00 WIB -- 16.00 WIB
Sabtu -- Minggu 09.00 WIB -- 14.00 WIB
Perpanjangan jadwal ini juga bertujuan mengubah citra perpustakaan menjadi destinasi yang ramah keluarga. Kabid Perpustakaan, Rudi Arnel, menambahkan bahwa akhir pekan di perpustakaan dapat menjadi alternatif kegiatan positif.
"Perpustakaan kini bisa menjadi tempat rekreasi keluarga atau wisata edukasi bagi pengunjung," ungkap Rudi.
Senada dengan hal tersebut, penulis dan penggiat literasi, Feni Efendi, mengapresiasi kemajuan pesat yang dialami Perpustakaan Umum Daerah Kota Payakumbuh. Menurutnya, perpustakaan kini telah bertransformasi menjadi pusat inklusi sosial dan penelitian.
"Jumlah pengunjung sudah mencapai ratusan setiap hari. Saat ini, perpustakaan bukan lagi sekadar tempat membaca buku, tetapi juga tempat penelitian, inklusi sosial," jelas Feni Efendi.
Penulis: Anthony Hewish
Editor: Feni Efendi