Erwan menambahkan, hilir dari kegiatan ini adalah mendorong kolaborasi lintas profesi yang solid demi membangun ekosistem literasi informasi yang kuat, berkelanjutan, dan relevan dengan dinamika kebutuhan riil masyarakat.
Dalam bimtek intensif tersebut, para peserta dibimbing secara maraton oleh ahli literasi informasi, Muhammad Fadli, S.Sos., M.I.Kom. Sebanyak tujuh materi inti dikupas tuntas sepanjang hari, meliputi konsep dasar literasi informasi, identifikasi kebutuhan informasi, strategi penelusuran, pemetaan sumber informasi, analisis-sintesis, evaluasi informasi, hingga diseminasi atau penyajian informasi kepada publik.
Fadli menekankan bahwa pemahaman teoretis tidak akan berdampak jika tidak segera diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan. Target utamanya adalah peningkatan kualitas pelayanan literasi yang langsung menyentuh ekosistem sekolah dan ruang baca publik.
Baca juga: 12 Jet Tempur F-22 Raptor AS Mendarat di Israel, Ketegangan dengan Iran Kian Memanas
"Melalui keikutsertaan dalam bimtek intensif ini, diharapkan tenaga perpustakaan sekolah, pengelola TBM, serta penggiat literasi di Kota Payakumbuh dapat langsung mengimplementasikan strategi cerdas dalam mengakses informasi. Langkah nyata ini krusial guna mengoptimalkan kualitas pelayanan literasi secara menyeluruh bagi para siswa dan tenaga pendidik di sekolah masing-masing," kata Fadli.
Penulis: Anthony Hewish
Editor: Feni Efendi