PASAMAN BARAT - Upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam menekan angka stunting menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) terbaru, prevalensi stunting di daerah ini berhasil turun signifikan dari 35,5 persen menjadi 29,7 persen.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Pasaman Barat menyebutkan keberhasilan ini berkat kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga (TPK). "Meski trennya positif, kita tidak boleh lengah. Target nasional di bawah 14 persen harus kita kejar dengan intervensi spesifik dan sensitif," ujarnya.
Pemkab juga mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal guna memastikan asupan gizi balita terpenuhi.
Penulis: Agung Pambudi
Editor:
Sumber: Dinkes Pasbar