JAKARTA – Pemerintah akhirnya memberikan kepastian terkait skema pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Istana memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan digunakan untuk melunasi kewajiban utang proyek strategis tersebut.
Keputusan ini diambil untuk menjaga kredibilitas keuangan negara dan memastikan keberlanjutan operasional moda transportasi modern tersebut. "Ini adalah komitmen negara. Penggunaan APBN dilakukan secara terukur dan tidak akan mengganggu pos anggaran prioritas lainnya," ungkap juru bicara pemerintah, Selasa (10/2/2026).
Pemerintah berjanji akan transparan mengenai besaran alokasi APBN yang diserap untuk pembayaran ini. Meski menuai kritik dari sejumlah pengamat ekonomi, langkah ini dinilai sebagai solusi paling realistis di tengah tantangan ekonomi global tahun 2026.
Kereta Cepat Whoosh sendiri terus mencatatkan kenaikan jumlah penumpang, menjadi salah satu tulang punggung konektivitas Jakarta dan Jawa Barat.
Penulis: Rudrik Syaputra
Editor: Agung Pambudi
Sumber: CNN Indonesia
Ekonomi - 10 Februari 2026
Ekonomi - 10 Februari 2026